WAJAH IBU PERTIWI SAAT INI REFLEKSI AKHIR TAHUN 2020

https://lppm.umaha.ac.id/refleksi-akhir-tahun-2020/

Oleh: Dedi Saputra

Tak terasa tahun 2020 sebentar lagi akan usai dan akan datang tahun baru 2021, banyak peristiwa-peristiwa yang terjadi pada tahun ini mulai dari yang baik sampai yang memilukan hati. Diawal tahun kita dikejutkan dengan virus yang mewabah keseluruh penjuru dunia, yang awalnya virus itu pertama kali ditemukan di kota Wuhan, cina pada akhir Desember 2019, akan tetapi wabah itu cepat menular hingga kini telah sampai ke negeri kita tercinta yaitu Indonesia.

Wabah itu adalah wabah corona atau Corona Virus Disease 2019 (covid-19) yang sampai saat ini masih belum bisa teratasi, yang awalnya pemerintah menanggapi virus ini dengan sebelah mata namun pada akhirnya setelah banyak yang terjangkit penyakit ini, pemerintah langsung bergerak cepat untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 dengan memberlakukan 3M protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan masa dan membatasi mobilisasi dan interaksi.

PSBB diterapkan hampir diseluruh kota di Indonesia yang rata-rata penerapan PSBB itu menghambat roda perekonomian masyarakat khususnya dan ini juga menimbulkan masalah yang cukup berat bagi bangsa kita. Belum lagi di sektor pendidikan yang mengahambat laju proses belajar mengajar di sekolah yang mengharuskan siswa-siswi belajar dari rumah (daring) dan masih banyak lagi dampak-dampak yang ditimbulkan akibat covid-19.

Belum lagi kasus-kasus korupsi perampokan uang negara oleh para pejabat negara bahkan ada yang sampai lari ke luar negeri yang tidak diketahui keberadannya sampai saat ini. Bahkan dana bantuan penanggulangan covid-19 pun di korupsi, di tahun pertama pada periode kedua Jokowi-Ma’ruf menjabat masih banyak janji yang belum terpenuhi sementara masalah korupsi makin melambung tinggi hingga menyeret para menteri masuk ke jeruji besi. Terbukti tak sampai dua pekan saja dua menteri tertangkap tangan oleh KPK dengan kasus dugaan Korupsi.

Ditengah pandemi ini dengan situasi keadaan perekonomian rakyat yang serba sulit ini para elit masih sempat memanfaatkan situasi tersebut untuk memperkaya dirinya dengan cara korupsi uang untuk rakyat, dimana letak hati nuraninya sampai karena himpitan ekonomi yang kian sulit muncul kasus ibu bunuh anaknya sendiri, suami bakar istri karena himpitan ekonomi. Dimanakah negara yang seharusnya menjamin kesejahteraan rakyatnya. dimanakah para orang-orang yang selalu berselogan saya pancasilais, seharusnya di negeri pancasila tidak ada orang miskin, tidak ada orang yang tertindas karena kita punya sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia akan tetapi pada kenyataannya keadilan hanya bagi segelintir elit di negeri ini bukan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Kita juga dikejutkan dengan disahkannya Undang-undang omnibus law sebagai undang-undang yang didalam undang-undang tersebut banyak sekali yang kontroversial khususnya dalam bidang ketenaga kerjaan. Pengesahan undang-undang itu sangat disayangkan oleh banyak pihak khususnya para buruh karena ini lebih menguntungkan pihak pengusaha dari pada pekerja, sampai saat ini belum ada respon positif dari pemerintah dan DPR terhadap penolakan sebagian undang-undang ini untuk dikaji ulang.

Related posts

Leave a Comment